Harga Batubara Rotterdam Turun Terpengaruh Pelemahan Minyak Mentah

317

Pada akhir perdagangan Rabu dini hari (30/03), harga batubara Rotterdam turun karena merosotnya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah turun pada akhir perdagangan Selasa, masih tertekan sentimen kekenyangan global dengan berlebihnya pasokan, sementara Iran dikabarkan belum mau melakukan pembekuan produksi.

Harga minyak mentah berjangka AS turun $ 1,11, atau 2,82 persen pada $ 38,28 per barel, penyelesaian terendah sejak 15 Maret.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent turun $ 1,04, atau 2,58 persen, ke $ 39,26 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Turun, Iran Masih Enggan Membekukan Produksi

Dengan pelemahan harga minyak mentah tersebut, harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Mei 2016 turun di posisi 43,90 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,05 dollar atau setara dengan -0,11 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Produksi Bakalan Berkurang; Tiongkok Blokir 15 Pembangkit Batubara

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen negatif kekenyangan persediaan minyak mentah yang akan melemahkan minyak mentah. Namun bisa terangkat jika ada kemajuan dalam kesepakatan pembekuan produksi minyak mentah.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 43,40 dollar dan support kedua di level 42,90 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 44,45 dollar dan 44,90 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here