Harga Kopi Arabica ICE Tertekan Kondisi Politik Brazil

385

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Rabu dini hari (30/03) berakhir turun. Penurunan harga kopi arabica terpicu kekuatiran kondisi politik di Brazil.

Partai politik terbesar Brasil, the Brazilian Democratic Movement Party, atau PMDB, Selasa memilih untuk mengakhiri aliansi enam tahun dengan Presiden dari Partai Buruh, Dilma Rousseff, yang telah ternoda oleh skandal korupsi dan ekonomi lemah. Pembelotan dari PMDB melemahkan dukungan yang sudah goyah bagi Rousseff di Kongres, mengurangi kemungkinan bahwa ia dapat membujuk anggota parlemen untuk menggagalkan proses impeachment terhadap dirinya.

Setelah rebound yang kuat dalam komoditas dan mata uang emerging-market, beberapa analis mulai mempertanyakan keberlanjutan rally baru-baru ini. Di pasar fisik, pengguna akhir komoditas juga ditarik kembali, menunggu harga untuk menetap.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Rebound Terdukung Penguatan Real Brazil

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Mei 2016 ditutup turun pada posisi 1,2745 dollar, turun sebesar -1,10 sen atau setara dengan -0,86 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan kekuatiran kondisi politik di Brazil. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,2445 dollar dan 1,2145 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 1,3045 dollar dan 1,3345 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here