Indeks Nikkei 30 Maret Dibuka Turun Terpicu Penguatan Yen Dan Buruknya Produksi Industri

317
indeks nikkei
Vibizmedia Photo

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal pembukaan perdagangan Rabu (30/03) dibuka negatif, saat ini terpantau turun -89,28 poin atau -0,52 persen di 17014.25. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen dan hasil buruk produksi industri Jepang bulan Februari

Lihat : Akhir Bursa Tokyo 29 Maret Tertekan Pelemahan Saham Eksportir Dan Minyak Mentah

Pada perdagangan pagi ini, terpantau kurs Yen menguat. Yen Jepang menguat terhadap dolar, dengan pasangan dolar AS / yen diperdagangkan turun 0,2 persen pada 112,46, dibandingkan dengan tingkat di atas 113 awal pekan ini. Penguatan yen adalah negatif bagi eksportir karena menurunkan nilai keuntungan mereka saat dikonversi dan membuat produk mereka kurang kompetitif di luar negeri.

Pagi ini terpantau saham-saham eksportir utama diperdagangkan turun. Saham Toyota turun 1,64 persen, saham Nissan turun 2,27 persen dan saham Honda turun 1,48 persen.

Sementara itu, dalam berita ekonomi Jepang, produksi industri Jepang Februari turun terendah sejak 2011, terpicu turunnya ekspor yang melemahkan permintaan dan ledakan pabrik baja menghentikan produksi mobil dalam negeri di Toyota Motor Corp.

Produksi industri merosot 6,2 persen setelah naik 3,7 persen pada Januari, Kementerian Perdagangan Jepang menyatakan pada Rabu (30/03). Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan penurunan 5,9 persen.

Lihat : Produksi Industri Februari Jepang Anjlok Terendah Sejak 2011

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -100 poin atau -0,58% pada 17,000, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 17,100.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini, indeks Nikkei diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen dan buruknya data produksi industri. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,513-16,045, dan kisaran Resistance 17,508-18,066.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here