3 Sektor Saham Yang Gagal Merahkan IHSG

220

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan  perdagangan akhir bulan Maret (31/03) berhasil masuk zona hijau oleh aksi asing yang melakukan aksi beli saham cukup banyak hingga mencetak net buy Rp410 miliar. Aksi beli asing ini mendapat dukungan dari penguatan rupiah terhadap dollar AS,

Perdagangan hari keempat pekan ini, IHSG  ditutup naik 0,6% pada 4845 dan indeks saham unggulan LQ45 ditutup naik  0,6% ke posisi 840. Penguatan IHSG hari ini ditopang  saham 6 sektor  dengan sektor agri  dan aneka industri menjadi penyokongnya. 

Dan dilihat sektor-sektor yang telah memperkuat  IHSG, sektor yang menjadi penyokong penguatan  perdagangan hari ini datang dari sektor property, sektor perdagangan, sektor consumer, sektor aneka industri, sektor keuangan, manufaktur   dan juga agro.  Adapun saham unggulan yang mengkontribusi penguat6an indeks tujuh sektor tersebut yaitu saham AALI, TBLA, ASII, AUTO, BBRI, BBCA, GGRM, ICBP, WIKA dan PTPP.  Sedangkan saham unggulan yang berusaha menekan   IHSG yaitu saham BMRI, AKRA, UNVR, KAEF dan BSDE

Namun dari semua sektor terdapat 3 sektor yang masuk zona merah    seperti sektor tambang, industri dasar dan infrastruktur . Dari ketiga sektor tersebut, sektor industri dasar yang  paling lemah.

Lihat:  IHSG 31 Maret Berakhir Naik Terdorong Bargain Hunting Investor Asing

Sektor industri dasar turun   0,39%  setelah perdagangan sebelumnya melemah  0,1 persen ,saham yang  tinggikan  sektor ini yaitu saham INKP, SMGR dan SMCB. Sedangkan saham yang  jeblokkan   sektor ini yaitu saham  KRAS, CPIN, INTP dan JPFA.

Sektor infrastruktur turun  0,37 persen setelah perdagangan sebelumnya  naik  1 persen , saham yang angkat sektor ini yaitu saham  PGAs dan EXCL. Sedangkan saham yang   jeblokkan   sektor ini yaitu saham GIAA, TLKM,TBIG dan JSMR.

Sektor tambang turun  0,30 persen setelah perdagangan sebelumnya naik 0,5 persen , saham yang angkat sektor ini yaitu saham  MEDC dan ITMG. Sedangkan saham yang  jeblokkan   sektor ini yaitu saham ANTM, INCO, PTBA dan ADRO.

 

 

Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here