Bursa Tokyo 31 Maret Berakhir Negatif, Secara Kuartalan Anjlok 12 Persen

369
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Kamis (31/03), indeks Nikkei ditutup turun –120,29 poin, atau -0,71 persen, ke 16,758.67. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen. Secara kuartalan, pada kuartal pertama tahun 2106 ini, indeks Nikkei telah anjlok sekitar 12 persen.

Lihat : Indeks Nikkei 31 Maret Bergerak Positif Terbantu Naiknya Data Investasi Dan Pengesahan Anggaran

Dolar melemah membantu memacu yen Jepang yang lebih tinggi, dengan pasangan dolar AS / yen diperdagangkan di 112,32 di sore hari, waktu setempat. 

Penguatan yen adalah negatif bagi eksportir karena menurunkan nilai keuntungan mereka saat dikonversi dan membuat produk mereka kurang kompetitif di luar negeri.

Saham eksportir utama ditutup mixed, dengan saham Toyota turun 0,8 persen, saham Nissan naik 0,14 persen dan saham Honda lebih tinggi 3,12 persen.

Dalam berita perusahaan, pada hari Rabu setelah penutupan pasar, Foxconn Taiwan mengatakan telah setuju untuk mengakuisisi pembuat elektronik Jepang Sharp. Reuters melaporkan Foxconn akan membayar $ 3,5 miliar untuk dua-pertiga saham, mendekati $ 900 juta kurang dari tawaran awal. Saham Sharp ditutup 4,44 persen.

Foxconn, yang juga dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry, berakhir naik 1,31 persen.

Saham pembuat airbag Takata naik 5,8 persen pada Kamis, setelah turun 19,45 persen pada Rabu. Bloomberg News, mengutip orang yang akrab dengan masalah ini, melaporkan bahwa Takata memperkirakan biaya callback komprehensif inflators airbag akan berjumlah sekitar 2,7 triliun yen ($ 24000000000).

Pada hari Kamis, Reuters melaporkan bahwa Takata membantah telah menghitung perkiraan biaya, mengatakan bahwa dengan penyelidikan masih berlangsung, sulit untuk menentukan harga recall ini.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau stabil pada posisi16,760.

Esok pagi akan dirilis beberapa data ekonomi Tankan Manufacturing yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen dan pelemahan data manufaktur. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,284-15,773, dan kisaran Resistance 17,220-17,759.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here