Meski CTRS Dapat Untung Lumayan, Sahamnya Tertekan Lagi

269

PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) yang merupakan perusahaan properti bergerak dalam real estate milik Ciputra Group ini berhasil mencetak peningkatan keuntungan dibanding sesama anak usaha lainnya seperti PT. Ciputra Properti sepanjang tahun 2015. Namun baiknya kinerja perseroan tersebut kurang berhasil mensupport pergerakan sahamnya yang alami tekanan jual asing cukup besar hari ini.

Saham CTRS yang dijual asing lebih besar hingga mencetak net sell sebesar Rp300,5 juta pada perdagangan hari Kamis (31/03) bergerak negatif meski diawal perdagangan sempat dibuka positif. CTRS berhasil menerima keuntungan lebih banyak dari bisnis 2015 dibandingkan tahun sebelumnya, laba bersih mencapai Rp597 miliar atau Rp298 per saham dari Rp522 miliar atau Rp261 per saham tahun 2014.

Peningkatan kinerja perseroan ini ditopang oleh peningkatan pendapatan yang juga menambah jumlah asetnya, pendapatan naik 11 persen menjadi Rp1,9 triliun dari tahun 2014 yang hanya Rp1,7 triliun. Aset CTRS berhasil dinaikkan menjadi  Rp 6,9 triliun dari Rp 6,1 triliun pada tahun 2014.

Melihat pergerakan sahamnya di lantai bursa perdagangan saham sepanjang hari (31/03) saham CTRS yang dibuka  pada level 2015 bergerak  negatif  dalam kisaran  2020-1990 dengan volume perdagangan hanya 1995 lot saham saja.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham CTRS yang sebelumnya  bergerak bearish  dengan indikator MA  bergerak naik dan indikator Stochastic turun mendekati   area   jenuh jual. Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun  didukung oleh +DI menurun juga  menunjukan  CTRS masih dalam tekanan. 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here