Harga Kakao ICE Turun Dengan Pernyataan Tekanan Permintaan

260

Harga kakao berjangka ICE Futures turun pada akhir sesi perdagangan Jumat dini hari (01/04). Harga kakao berjangka di ICE Futures New York mengalami penurunan setelah rumah perdagangan mengisyaratkan bahwa 2016 bisa menjadi tahun yang penuh tantangan bagi permintaan kakao.

Secara keseluruhan, kami terus melihat lingkungan konsumsi menantang untuk kakao pada tahun 2016 dengan peningkatan yang tidak terlihat di margin penggilingan karena tingkat harga masih tinggi dan ekonomi global yang lesu. Dengan tidak adanya permintaan yang kuat dari pasar negara berkembang dan kurangnya pertumbuhan volume, perusahaan cokelat telah berpaling ke sektor premium dan penetapan harga untuk melindungi margin dan keuntungan mereka, “kata perusahaan.

The Hightower Report mengatakan dalam sebuah catatan kakao bisa menjadi trend jangka pendek dan bahwa pedagang harus mengharapkan pembalikan sebelum $ 2.920 per ton.

Lihat : Harga Kakao ICE Naik Terbantu Pelemahan Dollar AS

Di akhir perdagangan harga kakao berjangka kontrak Mei 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan pelemahan. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -24 dollar atau -0,81 persen pada posisi 2.950 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan berpotensi melemah terbatas dengan adanya pemulihan produksi dengan cuaca hujan yang diharapkan dapat meningkatkan kembali produksi kakao di negara-negara produsen kakao.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support pada posisi 2.900 dollar. Jika level Suport tersebut berhasil ditembus, maka level selanjutnya adalah 2.850 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dites jika terjadi penguatan ada pada 3.000 dollar dan 3.050 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here