Usaha Kuat Dollar Sesi Asia Akhir Pekan Hanya Sementara

268

Diawal perdagangan forex hari Kamis (31/03)   dollar AS berusaha bangkit kembali melawan rival-rival utamanya setelah sepekan ini habis terjual dan memangkas rally yang terbentuk 2 pekan sebelumnya. Perdagangan sebelumnya dollar sempat menyentuh posisi terendah sejak perdagangan bulan Oktober 2015 lalu.

Pasar Asia berusaha yakinkan dollar jelang pengumuman data NFP bulan Maret yang menurut perkiraan menunjukkan data yang kurang mendukung langkah-langkah memepercepat kenaikan suku bunga lanjutan Fed.

Dari sisi data ekonomi yang dirilis semalam telah memberikan tambahan lemahnya fundamental dollar setelah Departemen Tenaga Kerja AS umumkan data yang mengambil klaim pengangguran periode pekan lalu, pasalnya data tersebut menunjukkan peningkatan yang memberatkan laju dollar.

Lihat: Klaim Tunjangan Pengangguran Meningkat, Masih Sehatkah Pasar Tenaga Kerja AS ?

Diantara rivalnya dollar, hanya yen yang berhasil menguat meski rilis data ekonomi Jepang pagi ini sebelum perdagangan mengecewakan. Untuk kurs komoditas seperti aussie, loonie dan kiwi dollar  juga berusaha menguat meski  pergerakan harga minyak mentah  kurang menguntungkan. 

Indeks dollar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap rival utamanya  di pasar spot terkini sedang bergerak positif, perdagangan semalam  ditutup melemah sekitar  0,7% setelah dibuka pada posisi 94,80 dan ditutup pada posisi  94,64.

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here