Pergerakan Minyak Mentah Dan Komentar Pejabat Fed Menjadi Fokus Pasar Global

255

Bursa Saham AS ditutup turun pada akhir perdagangan Senin tertekan penurunan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,31 persen, di 17,737.00, dengan penurunan tertinggi saham Nike. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,32 persen, pada 2,066.13, dengan sektor material memimpin delapan sektor yang lebih rendah.Indeks Nasdaq ditutup turun 22,75 poin, atau 0,46 persen, pada 4,891.80.

Bursa Asia pagi ini dibuka turun mengikuti pelemahan Wall Street yang tertekan penurunan harga minyak mentah. Terpantau Indeks Nikkei turun 1,51% pada 15879.65 terpicu penguatan Yen. Indeks ASX 200 turun 0,70 %, pada 4960.20 dengan penurunan sektor energi. Indeks Kospi turun 0,70% pada 1965.02.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS kontrak bulan depan ditutup merosot 2,96 persen, pada 35,70 dollar per barel pada akhir perdagangan Senin tertekan keraguan pembekuan produksi yang direncanakan negara-negara produsen minyak mentah. Sedangkan harga emas spot akhir perdagangan Senin ditutup  turun 0,55 persen menjadi 1,215.68 dollar per troy ons terpicu pernyaataan pejabat Federal Reserve untuk kenaikan lebih cepat suku bunga AS..

Dari pasar valas, Dolar AS melemah sekalipun terdapat pernyataan hawkish dari Presiden Fed Boston untuk kenaikan suku bunga AS lebih cepat. EURUSD naik 0.02% pada 1.1385. GBPUSD naik 0.27 % pada 1.4260. USDJPY turun 0.27 %, pada 111.30.

Dari pasar modal Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Senin (04/04) berakhir naik 0,14 persen pada 4850,18. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor asing. Diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan trend penguatan. Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 4825-4830, dan resisten 4864-4873. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BBRI, AALI, CPIN dan LPKR.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here