Harga Batubara Rotterdam ICE Tergerus Penurunan Minyak Mentah

669

Pada akhir perdagangan Jumat dini hari (08/04), harga batubara Rotterdam berakhir negatif karena turunnya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah turun sekitar 1 persen pada akhir perdagangan hari Kamis setelah data industri menunjukkan penutupan pipa utama tidak mengurangi minyak mentah mengalir ke tempat penyimpanan AS sebanyak yang diharapkan.

Perusahaan intelijen pasar Genscape melaporkan peningkatan 255.804 barel pada pengiriman pada hub Cushing, Oklahoma untuk minyak mentah berjangka AS selama seminggu hingga Selasa, pedagang yang melihat data tersebut.

Peningkatan terjadi meskipun TransCanada telah menutup sejak Sabtu pipa minyak mentah Keystone sebanyak 590.000 barel per hari (bph) yang mengalirkan minyak mentah ke Cushing dan Illinois.

Lihat : Harga Minyak Mentah Turun 1 Persen Terpicu Peningkatan Pasokan

Dengan pelemahan harga minyak mentah tersebut, harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Mei 2016 turun di posisi 43,30 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,80 dollar atau setara dengan -1,81 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam ICE Retreat Abaikan Kenaikan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen negatif kekenyangan persediaan minyak mentah yang akan melemahkan minyak mentah. Namun bisa terangkat jika ada optimisme dalam kesepakatan pembekuan produksi minyak mentah.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 42,80 dollar dan support kedua di level 42,30 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 43,80 dollar dan 44,30 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here