Data Ekonomi Tiongkok Menjadi Perhatian Pasar

575

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan terlebih dahulu pergerakan bursa saham AS akhir pekan lalu ditutup tertinggi sesi Jumat pengaruh Yen menguat terhadap dollar Amerika Serikat. Dow Jones naik 0,20% ke 17576,96 didorong oleh menguatnya saham Chevron, SP500 naik 0,28% ke 2047,60 dipengaruhi menguatnya saham sektor energi serta Nasdaq naik 0,05% ke 4,850.69.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka melemah, pengaruh jelang dirilisnya data ekonomi penggerak pasar pada pekan ini. Nikkei turun 1,30% ke 15,616,27 pengaruh melemahnya saham Toyota, Nissan dan Honda, ASX 200 turun 0,25% ke 4925,30 pengaruh saham sektor energi serta Kospi turun 0,09% ke 1970,35.

Dari pasar komoditas, harga emas pada akhir perdagangan Jumat kemarin naik sebesar 1,4% ke 1,240.58 dollar per troy ons pengaruh kenaikan mingguan terbesar dalam 5 minggu rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat. Sedang harga minyak mentah WTI pada akhir perdagangan Jumat kemarin melonjak sebesar 6,6% pada posisi 39,72 dollar per barel pengaruh penarikan stok minyak mentah Amerika Serikat.

Dari pasar valas, meningkatnya mata uang Yen terhadap dollar Amerika Serikat Jumat kemarin, EURUSD naik 0,16% ke level 1,13941. GBPUSD naik 0,42% ke level 1,41143. USDJPY turun 0,14% ke level 108,026.

Dari pasar modal Indonesia, pada akhir perdagangan Jumat kemarin IHSG turun 0,42% pada posisi 4846,70dipengaruh penghijauan bursa saham global akhir pekan lalu pasca kenaikan harga minyak mentah berpotensi membuat asing kembali akumulasi saham-saham yang sudah rendah. Pelemahan secara teknikal dipicu profit taking lanjutan saham-saham yang sudah tinggi perdagangan pekan lalu. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4813-4830 dan kisaran resistance 4863-4880. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBRI, ASII, ICBP & SCMA.

 

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here