Harga Karet Tocom 11 April Berakhir Naik Terdorong Penguatan Minyak Mentah

677

Harga karet Tocom pada akhir perdagangan Senin siang (11/04) berakhir nak. Harga karet alami berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu September 2016 menguat terdorong kenaikan harga minyak mentah pada sesi perdagangan Asia.

Kenaikan harga karet Tocom didukung kenaikan harga minyak mentah di sesi perdagangan Asia. Harga minyak mentah berjangka pada Senin memperpanjang kenaikan tajam dari akhir pekan lalu menyusul penurunan persediaan AS dan pengeboran dan berharap bahwa eksportir bisa membekukan produksi mendorong kenaikan harga global.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 40,17 per barel pada 0002 GMT, naik 45 sen atau 1,1 persen dari penutupan terakhir mereka. Sedangkan harga minyak mentah berjangka internasional Brent naik 35 sen atau 0,8 persen pada $ 42,29 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Lanjutkan Penguatan, Tembus Level Kunci Resistance

Kenaikan harga minyak mentah membuat biaya produksi karet sintetis menjadi lebih mahal. Dampaknya permintaan terhadap komoditas karet alami seperti yang diperdagangkan di Tocom mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak September 2016 siang ini berakhir naik sebesar 8,2 yen pada posisi 185,20 yen per kilogram, naik dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya pada 177,00 yen per kilogram.

Lihat : Harga Karet Tocom 8 April Bergerak Lemah Terpicu Profit Taking

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan hari ini masih berpotensi menghadapi dukungan positif dengan potensi kenaikan harga minyak mentah.

Untuk sesi perdagangan sore ini harga diperkirakan akan menemui level Resistance di posisi 190,00 yen. Resistance selanjutnya ada di 195,00 yen. Sementara itu jika harga melemah akan menemui Support di posisi 180,00  yen dan 175,00  yen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here