Kontraksi Data Italia Sedikit Suramkan Euro Sesi Eropa 11 April

305

Mengamati pergerakan kurs euro pada perdagangan forex sesi Eropa awal pekan (11/04) terpantau masih bergerak negatif mengkoreksi perdagangan akhir pekan lalu. Sejak awal perdagangan sesi Asia euro bergerak lemah meski dollar melemah terhadap beberapa rivalnya, namun ditengah sesi Eropa sore ini dollar AS kuat kembali dan semakin menekan pair EURUSD.

Dollar AS mulai dilirik pasar kembali sesi Eropa oleh ekspektasi positif pertemuan Federal Reserve malam nanti yang baru diumumkan akhir pekan lalu yang bersifat tertutup. Pasar global berharap hasil pertemuan tersebut merupakan perkembangan positif mengenai rencana kenaikan lanjutan Fed rate.

Pelemahan euro sore ini juga menerima sentimen negatif dari rilis data ekonomi negara anggota yaitu Itali yang menunjukkan data produksi industri negara tersebut yang kontraksi dari periode bulan sebelumnya meski ekspektasi penurunan ekonom sebelumnya dibawah data yang dicapai.

Dari sisi pergerakan dollar AS, indeks dollar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap rival utamanya bergerak positif setelah perdagangan sebelumnya anjlok pasar oleh kecemasan pasar akan efektifitas kebijakan moneter bank sentral global memperbaiki kondisi ekonomi yang ada.

Lihat: Rekomendasi Euro, Senin 11 April 2016

Pergerakan kurs Euro di sesi Eropa (10:00:35 GMT) bergerak lemas terhadap dollar AS,  setelah  dibuka turun pada   1.1409  di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  Euro naik 18 pips  atau 0,1%  dan nilai bergulir  berada pada 1.1391. 

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair EURUSD lanjut turun  ke posisi    1.1356-1.1318  namun jika koreksi maka pair dapat naik  kembali ke kisaran  1.1425-1.1455.

 

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here