Harga Gula ICE Turun Tajam Tergerus Sentimen Bearish

362

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Selasa dini hari (12/04) berakhir turun signifikan tertekan berbagai sentimen bearish.

Penurunan harga gula mentah berjangka terjadi setelah data Commodity Futures Trading Commission pada hari Jumat menunjukkan bahwa spekulan memotong rekor posisi net long dalam kontrak gula mentah di ICE Futures AS di pekan yang berakhir 5 April kurang dari yang diharapkan.

Sementara itu, analis Green Pool dalam laporan terbaru mingguannya menyatakan ada tiga sentimen bearish yang memimpin penurunan harga gula mentah berjangka, yaitu penurunan panen buruk tebu di Asia, panen yang cepat di daerah pusat-selatan Brazil dan posisi panjang besar yang dikendalikan sektor keuangan di pasar.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Mei 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,54 sen atau setara dengan -3,68 persen pada posisi 14,15 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Akhir Pekan Rebound; Mingguan Turun 3 Persen

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan harapan panen produksi gula di Brazil.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 13,65 sen dan 13,15 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  14,65 sen dan 15,15 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here