Harga Kakao ICE Naik Terpicu Pelemahan Dollar AS Dan Penurunan Produksi

425

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Selasa dinihari (12/04) naik. Penguatan harga kakao terpicu pelemahan dollar AS dan penurunan produksi.

Kenaikan harga kakao terpicu oleh pelemahan dollar AS. Pada akhir perdagangan mata uang, indeks dollar AS melemah -0,23 persen pada 93.97.  Pelemahan dollar AS memberikan dorongan kepada pembeli dengan komoditas dalam mata uang ini menjadi lebih murah untuk dibeli.

Kenaikan harga kakao juga didukung oleh perkiraan produksi yang lebih rendah musim ini di produsen tingkat atas Pantai Gading.

Lihat : Harga Kakao ICE Akhir Pekan Rebound; Mingguan Naik Tipis

Di akhir perdagangan Selasa dini hari harga kakao berjangka kontrak Juli 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan peningkatan. Harga komoditas tersebut ditutup naik sebesar 38 dollar atau 1,31 persen pada posisi 2.932 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan melemah dengan perkiraan cuaca hujan yang mulai merata untuk memberikan harapan perbaikan produksi di negara-negara produsen kakao.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Support pada posisi 2.880 dollar. Jika level support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.830 dollar. Sedangkan level resistance yang akan ditembus jika terjadi kenaikan ada pada 2.980 dollar dan 3.030 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here