Harga Minyak Mentah Sesi Asia Masih Di Level $ 40

732

Harga minyak mentah merosot di perdagangan Asia Selasa pagi, namun keduanya, baik minyak mentah berjangka  AS dan Brent masih berada di atas $ 40 per barel menjelang pertemuan produsen utama untuk membahas pembekuan tingkat profukdi untuk mengendalikan kelebihan pasokan.

Harga minyak mentah berjangka AS diperdagangkan pada $ 40,27 per barel pada 0059 GMT, turun 9 sen dari pemukiman terakhir mereka.

Harga minyak mentah berjangka internasional Brent berada di $ 42,70 per barel, 13 sen di bawah dekat posisi terakhir mereka tetapi hanya 36 sen turun dari posisi tertinggi 2016 yang dicapai hari sebelumnya.

Lihat : Harga Minyak Mentah Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS

Produsen minyak utama dari Timur Tengah dan Rusia, tidak termasuk Amerika Serikat, berencana untuk bertemu di ibukota Qatar, Doha pada minggu depan. Mereka akan membahas langkah-langkah untuk mengendalikan kelebihan pasokan yang mencapai sebanyak 2 juta barel minyak mentah yang diproduksi setiap hari lebih dari permintaan, meninggalkan tangki penyimpanan di seluruh dunia yang penuh dengan bahan bakar yang tidak terjual dan yang tidak diinginkan.

Kebanyakan analis memperkirakan produsen untuk membekukan produksi sekitar tingkat produksi saat ini, yang menjadi konsumsi dan dekat dengan rekor yang akan sedikit mengatasi banjir tersebut.

Analis di Bernstein mengatakan bahwa mereka memperkirakan permintaan minyak dunia tumbuh pada tingkat tahunan rata-rata 1,4 persen antara 2016 hingga 2020, dibandingkan pertumbuhan tahunan 1,1 persen selama dekade terakhir, menambahkan bahwa permintaan global akan mencapai 101.100.000 barel per hari (bph) pada tahun 2020 dari 94,6 juta barel per sekarang ini.

Melihat lebih jauh ke masa depan, Bernstein mengatakan bahwa permintaan minyak dunia akan cenderung mencapai puncak di tahun 2030-an. “Dunia akan mencapai ‘puncak permintaan’ sebelum ‘supply puncak’. Permintaan minyak global cenderung mencapai puncak sekitar tahun 2030-2035 pada 108 juta barel per hari.”

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi mempertahankan penguatan jika dollar AS kembali melemah hari ini, juga dengan optimisme pertemuan pembekuan produksi minggu depan. Namun perlu diperhatikan berbagai pendapat analis yang dapat memberikan sentimen bearish pada harga. Harga diperkirakan menembus kisaran Resistance $ 40,80-$ 41,30, dan jika berbalik turun akan menembus kisaran Support $ 39,80-$ 39,30.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here