Bursa Wall Street Berakhir Positif Terbantu Kenaikan Harga Minyak Mentah

345

Pasar Saham AS ditutup naik pada akhir perdagangan hari Selasa, terdorong kinerja positif saham energi yang naik terdukung kenaikan minyak mentah mencapai level di atas $ 42 per barel.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik sekitar 165 poin, dengan saham Chevron dan Goldman Sachs memberikan kontribusi paling besar untuk keuntungan.

Indeks S & P 500 ditutup hampir 1 persen lebih tinggi untuk memulihkan wilayah positif untuk tahun ini sejauh ini. Saham Energi ditutup naik 2,8 persen sebagai pemenang tertinggi.

Indeks Nasdaq berbalik lebih rendah saat Starbucks sementara menurun lebih dari 3,5 persen sebelum menutup 2,3 persen lebih rendah. Deutsche Bank menurunkan saham untuk “menahan” dari “beli” berdasarkan “harapan tinggi investor jangka dekat” dan “valuasi premium.”

Harga minyak mentah WTI mencapai tertinggi baru untuk tahun ini sejauh ini dan menetap di level tertinggi sejak akhir November, di $ 42,17 per barel, naik $ 1,81, atau 4,48 persen. Minyak mentah berjangka AS mencapai posisi di atas MA 200-hari mereka untuk pertama kalinya sejak Juli 2014.

Harga minyak mentah memperpanjang kenaikan di awal perdagangan pertengahan pagi setelah Bloomberg, mengutip Interfax, melaporkan bahwa Arab Saudi dan Rusia telah mencapai konsensus tentang pembekuan minyak. Bloomberg kemudian melaporkan kementerian energi Rusia menolak untuk mengomentari laporan tersebut.

Lihat : Harga Minyak Mentah Melonjak 4 Persen, Peningkatan Pasokan Masih Mengancam

Keuntungan harga minyak juga membantu saham keuangan menjelang pengumuman laba bank besar dalam seminggu ini. Sektor Keuangan adalah terbaik kedua dalam indeks S & P, dengan SPDR S & P Bank ETF (KBE) ditutup naik 2,06 persen untuk hari terbaik sejak 11 Maret dan hari ketiga berturut-turut naik.

Yen Jepang terus turun dari tertinggi baru-baru ini terhadap dolar AS, terakhir di ¥ 108,5 untuk keuntungan pertama greenback terhadap yen pada bulan April. Indeks dolar AS itu agak lebih tinggi dengan euro dekat $ 1,139.

Hasil Treasury sedikit lebih tinggi, dengan yield 2-tahun di dekat 0,73 persen dan yield 10-tahun sekitar 1,77 persen.

Dalam berita ekonomi, harga impor Maret menunjukkan kenaikan 0,2 persen dari bulan sebelumnya untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, meskipun keuntungan itu jauh di bawah kenaikan 1 persen yang diharapkan. Harga ekspor tidak berubah.

Kepercayaan usaha kecil AS jatuh ke level terendah dua tahun segar pada Maret di 92,6, di tengah kekhawatiran terus-menerus tentang penjualan dan keuntungan, Reuters mengatakan, mengutip Federasi Nasional Bisnis Independen.

Lihat : Kepercayaan Usaha Kecil AS Merosot Terendah Dua Tahun

Selasa pagi, Dana Moneter Internasional memangkas proyeksi pertumbuhan global menjadi 3,2 persen untuk 2016.

Berbicara pada CNBC Selasa pagi, Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan ekonomi AS kemungkinan akan tumbuh hanya di bawah 2 persen untuk tahun ini. Dia juga mengatakan gejolak keuangan pada awal tahun dapat memiliki lebih dampak psikologis pada konsumen daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Kaplan, Senin, mengatakan terlalu dini untuk kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, tetapi ia terbuka untuk kenaikan suku bunga pada bulan Juni.

Tiga pejabat Fed lainnya berbicara pada hari Selasa. Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan dalam sebuah laporan Reuters ia mendukung menaikkan suku lagi karena ekonomi AS menguat. Dia menambahkan masih mungkin bagi Fed untuk menaikkan suku tiga kali tahun ini jika data memungkinkan.

Secara terpisah, Presiden Fed San Francisco John Williams mengatakan dalam sebuah laporan Reuters yang dengan data ekonomi AS yang datang umumnya seperti yang diharapkan, Fed berada di jalur untuk menaikkan suku bunga dua atau tiga kali tahun ini.

Presiden Fed Richmond Jeffrey Lacker mengatakan tanda-tanda terbaru bahwa inflasi AS dipercepat memberikan Fed alasan yang baik untuk menaikkan suku bunga, Reuters melaporkan.

Alcoa melaporkan laba kuartal pertama disesuaikan dari 7 sen per saham, melampaui ekspektasi dari 2 sen per saham. Namun, pendapatan dari $ 4950000000 meleset dari perkiraan lebih dari $ 5 miliar dan produsen aluminium juga mengumumkan PHK. Saham ditutup turun 2,67 persen.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Turun; Indeks S&P 500 Negatif Secara Tahunan

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 164,84 poin, atau 0,94 persen, di 17,721.25, dengan kenaikan tertinggi saham Chevron.

Indeks S & P 500 ditutup naik 19,73 poin, atau 0,97 persen, pada 2,061.72, dengan sektor energi memimpin semua 10 sektor yang lebih tinggi.

Indeks Nasdaq ditutup naik 38,69 poin, atau 0,80 persen, pada 4,872.09.

Malam ini akan dirilis data Retail Sales Maret yang diindikasikan meningkat dari hasil negatif sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak naik jika data Retail Sales terealisir meningkat. Namun tetap akan mencermati pergerakan bursa global, khususnya bursa Tiongkok dan harga minyak mentah yang akan mempengaruhi pergerakan bursa Wall Street selanjutnya.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here