Harga Minyak Mentah Melonjak 4 Persen, WTI Capai Level Tertinggi 2016

502

Harga minyak mentah berakhir naik sekitar 4 persen pada penutupan perdagangan hari Selasa setelah adanya laporan bahwa Rusia dan Arab Saudi telah sepakat untuk membekukan produksi menjelang pertemuan produsen minyak mentah dunia pada 17 April ini.

Kantor berita Rusia Interfax mengutip seorang sumber diplomatik di Doha mengatakan bahwa Rusia dan Arab Saudi mencapai konsensus pada hari Selasa tentang pembekuan prodksi dan bahwa keputusan akhir tidak akan tergantung pada Iran.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menetap di $ 42,17, naik 4,48 persen, atau $ 1,81. Ini merupakan posisi tertinggi 2016 dan penyelesaian terbaik sejak November.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik $ 1,86, atau 4,3 persen, pada $ 44,69 per barel

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Masih Di Level $ 40

Pada grafik, baik Brent maupun WTI telah menembus resistance di moving average 200-hari, masing-masing di $ 43,53 dan $ 41,04. Hasil tersebut, ditambah dengan penyempitan Brent contango, dapat menyebabkan kenaikan lebih lanjut.

Berita pembekuan produksi juga datang setelah pemerintah AS mengatakan bahwa produksi minyak mentah AS diperkirakan akan turun 560.000 barel per hari di 2017 menjadi 8040000 bph.

Namun, beberapa analis tetap skeptis. Sementara pasar sedang didorong lebih tinggi pada rebalancing pasokan-permintaan global, ancaman rekor tinggi tingkat persediaan dan produsen meningkatkan produksi setelah harga rebound terus ada.

Dini hari tadi telah dirilis laporan persediaan minyak mentah mingguan oleh kelompok industri American Petroleum Institute, yang mencatatkan hasil peningkatan yaitu hasil sebesar 6.223 M, lebih tinggi dari perkiraan 1.000 M dan meningkat tinggi dibandingkan hasil penarikan sebelumnya pada -4.300M.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS oleh EIA, yang diindikasikan meningkat dibandingkan hasil negatif sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi retreat dengan hasil persediaan minyak yang meningkat dibandingkan perkiraan dan hasil sebelumnya. Harga diperkirakan menembus kisaran Support $ 41,50-$ 41,00, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance $ 42,50-$ 43,00.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here