Dollar Bergerak Mixed, Rupiah Kamis Lanjutkan Koreksi

226

Mengakhiri perdagangan  pasar valas hari Kamis (14/04), volume pelemahan rupiah yang kuat saat sesi awal terpangkas oleh mixednya pergerakan dollar terhadap rivalnya pada perdagangan spot Eropa. Dollar yang dari awal menguat terhadap hampir semua mata uang dunia, ditengah sesi Eropa saat harga minyak mentah naik mulai mengendur.

Pergerakan rupiah yang  lemah sepanjang hari memberikan tekanan jual asing cukup besar dan merugikan kinerja bursa saham.  Net sell yang dicetak asing hingga penutupan perdagangan sebesar Rp106 miliar menjadi Rp199 miliar. Dan aksi asing ini  menghalangi laju IHSG sehingga melemah 0,8% ke posisi 4815.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot sore ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan 0,17% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13180/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13232/US$. Dari sisi kurs jisdor  dan  kurs BI, rupiah Rabu diperlemah dari perdagangan sebelumnya. 

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini dilemahkan  ke posisi 13238 dari hari sebelumnya 13096 pada hari Rabu (13/04),  sedangkan kurs transaksi antar bank melemah  ke posisi 13304  dari posisi 13161   perdagangan sebelumnya.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari,  analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah   berpotensi bergerak positif  kembali oleh proyeksi pelemahan dollar   diakhir perdagangan malam ini.

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here