Indeks Kospi 15 April Dibuka Negatif Tergerus Kekuatiran Pertumbuhan Tiongkok

314
indeks kospi

Pada pembukaan perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (15/04) dibuka negatif, saat ini terpantau turun -2,07 poin, atau -0,10 persen, pada 2013.86. Pelemahan indeks Kospi tertekan kekuatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Lihat : Bursa Seoul 14 April Berakhir Naik Tembus Level 2000

Pelemahan indeks Kospi pagi ini terjadi dengan investor mencermati rilis pertumbuhan ekonomi Tiongkok pagi ini yang diindikasikan menurun dari hasil sebelumnya.

Para ahli memprediksi pertumbuhan ekonomi turun di negara di ekonomi terbesar kedua di dunia ini pada kuartal pertama 2016, dengan ekonomi diperkirakan tumbuh 6,7 persen secara tahunan, menurut jajak pendapat Reuters, dibandingkan dengan membaca 6,8 persen di kuartal akhir 2016.

Pelemaham indeks Kospi pagi ini mengabaikan hasil rilis data indikator ekonomi Unemployment Rate Korea Selatan yang mencatatkan penurunan, hasilnya turun 3,8% dibandingkan perkiraan analis pada 4,0%, dan turun dari hasil sebelumnya pada 4,1%.

Pagi ini saham-saham kapital besar didominasi penguatan, saham-saham yang turun adalah saham Amorepacific yang turun -1,24%, saham Samsung Life turun -0,42%, saham Kia Motors turun -0,42%, saham SK Telecom turun -0,71%.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 0,40 poin atau 0,16% pada 249.70, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 249.30.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini indeks Kospi akan mencermati data pertumbuhan ekonomi Tiongkok, yang jika terealisir menurun akan menekan indeks. Namun dengan hasil Unemployment Rate yang menurun, berpotensi menguatkan bursa Seoul. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 246.68-243.65 dan kisaran Resistance 252.35-255.53.

 


Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here