Bursa Hong Kong 18 April Berakhir Turun Tertekan Pelemahan Minyak Mentah

313

Pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (18/04), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun –238,41 poin, atau -1,13 persen, di 21078.06. Pelemahan indeks Hang Seng tertekan anjloknya harga minyak mentah pasca gagalnya kesepakatan pembekuan produksi dalam pertemuan produsen minyak utama di Doha, Qatar.

Lihat : Indeks Hang Seng 18 April Dibuka Tertekan Anjloknya Harga Minyak Mentah

Harga minyak mentah anjlok pada sesi perdagangan Asia, Senin (18/04), sempat anjlok lebih dari 5 pada awal perdagangan, setelah negara-negara penghasil minyak terbesar di dunia gagal mencapai kesepakatan untuk membekukan produksi.

Harga minyak mentah berjangka AS turun 4,56 persen pada $ 38,52 per barel, setelah jatuh lebih dari 5,7 persen pada perdagangan pagi. Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan global Brent turun 3,99 persen pada $ 41,38, naik menapak sedikit dari 5 persen kerugian dari sebelumnya.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Anjlok Pasca Gagalnya Pertemuan Doha

Pada akhir perdagangan sore ini, saham-saham energi turun. Saham CNOOC turun -2,26%, saham China Petroleum & Chemical Corp turun -2,26%, saham PetroChina turun -1,88%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng turun -236,00 poin atau -1,11% pada  21,106.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 21,342.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan potensi pelemahan bursa global dan anjloknya harga minyak mentah. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 20.635-20.150 dan kisaran Resistance 21.636-22.151.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here