IHSG 18 April Sesi 1 Naik Terdorong Kinerja Positif Sektor Infrastruktur

334

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG awal pekan Senin (18/04), IHSG rebound, naik 15,11 poin atau 0,31% pada 4838,67. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor lokal.

Aksi beli saham investor lokal khususnya tertuju kepada saham sektor infrastruktur, dimana pada saat ini sektor infrastruktur menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah Indonesia, sehingga pembangunan infrastruktur terus digencarkan sampai ke wilayah timur Indonesia.

Penguatan bursa saham Indonesia sesi 1 siang ini mengabaikan pelemahan bursa Asia yang tertekan anjloknya harga minyak mentah pasca gagalnya kesepakatan pembekuan produksi oleh negara-negara produsen minyak mentah dunia.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Anjlok Pasca Gagalnya Pertemuan Doha

Hasil positif IHSG juga dicapai dengan adanya optimisme ekonomi Indonesia. Jumat kemarin telah dirilis data perdagangan Indonesia bulan Maret dengan hasil kenaikan pada ekspor dan impor, juga terjadinya surplus perdagangan yang menyusut karena kenaikan impor.

Nilai ekspor Indonesia pada bulan Maret 2016 naik, mencapai US$11,79 miliar atau meningkat 4,25 persen dibanding ekspor Februari 2016. Sementara secara tahunan dibandingkan Maret 2015 menurun 13,51 persen. Demikian rilis dari Badan Pusat tatistik, Jumat (15/04).

Kenaikan terjadi pada ekspor nonmigas Maret 2016 yang mencapai US$10,56 miliar, naik 3,58 persen dibanding Februari 2016. Peningkatan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$105,9 juta (10,10 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada perhiasan/ permata  sebesar US$228,1 juta (23,28 persen). Sementara ekspor nonmigas Maret 2016 dibanding ekspor Maret 2015  turun 9,29 persen.

Lihat : Ekspor Dan Impor Maret Indonesia Meningkat; Surplus Perdagangan Menyusut

IHSG siang ini terdukung oleh 5 sektor yang negatif, dengan penguatan tertinggi pada sektor Infrastruktur yang naik sebesar 1,28%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 127 saham menguat, sedangkan 135 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,35 miliar saham dengan nilai mencapai 2,87 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 137.787 kali.

Namun siang ini masih terjadi aksi profit taking investor asing. Siang ini tercatat dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 94,03 miliar.

Lihat : IHSG 18 April Dibuka Turun Tertekan Merosotnya Harga Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan aksi profit taking lanjutan, namun diharapkan optimisme ekonomi Indonesia dan penguatan Rupiah bisa mengangkat kembali IHSG. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4791-4760, dan kisaran Resistance 4857-4889.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here