Laju IHSG Awal Pekan Dibatasi Anjloknya Harga Minyak Mentah

823

IHSG perdagangan awal pekan (18/04) masih memiliki peluang penguatan melanjutkan penguatan tipis akhir pekan lalu setelah sebelumnya anjlok parah oleh profit taking saham-saham perbankan cukup besar oleh asing. Secara teknikal IHSG hari Senin memiliki alasan penguatan namun secara fundamental ada beberapa sentimen yang perlu diperhatikan yaitu pelamahan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah yang sudah anjlok akhir pekan lalu jelang pertemuan produsen minyak besar dunia untuk pembekuan produksi minyak mereka di Qatar, masuki perdagangan sesi Asia pagi ini semakin parah anjloknya ke posisi dibawah $40 per barel setelah beberapa pekan diatas kisaran harga tersebut.

Lihat:Pertemuan Doha Gagal Capai Kesepakatan

Pekan lalu secara mingguan IHSG melemah setelah 2 pekan berturut alami penguatan secara mingguan, yang dipicu oleh pelemahan sektor finance cukup parah diantara 5 sektor yang melemah. Perdagangan hari ini diperkirakan saham sektor finance ini khsususnya saham perbankan alami bargain hunting dan memperkuat laju gerak indeksnya.

Lihat: Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Senin 18 April 2016

Proyeksi penguatan IHSG hari ini juga datang dari penguatan rupiah yang di pasar spot Asia sedang melaju melanjutkan penguatan akhir pekan lalu. Rupiah berpotensi menguat kembali menimbang tidak kondusifnya pasar keuangan global pasca anjloknya harga minyak mentah.

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here