Harga CPO 19 April Naik Terdukung Peningkatan Permintaan

714

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Senin siang (18/04) terpantau positif. Menguatnya harga CPO siang ini mengabaikan penguatan Ringgit dan pelemahan harga minyak mentah.

Kenaikan harga CPO siang ini masih terpicu meningkatnya permitaan CPO. Pengiriman minyak sawit dari Malaysia menunjukkan permintaan ekspor meningkat untuk paruh pertama bulan April, bahkan dengan pengenaan pajak ekspor. Data kargo surveyor menunjukkan peningkatan pengiriman antara 7-20 persen dari paruh pertama bulan Maret, terangkat oleh permintaan ke Tiongkok dan India.

Malaysia telah mengenakan pajak ekspor minyak sawit mentah sebesar 5 persen untuk bulan April dan Mei, mengakhiri kebijakan bebas bea yang digelar sejak Mei 2015.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami kenaikan. Harga kontrak Juli 2016 yang merupakan kontrak paling aktif menguat sebesar 21 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.689 ringgit per ton.

Lihat : Harga CPO 18 April Naik Terpicu Pelemahan Ringgit

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan peningkatan permintaan dan potensi pelemahan Ringgit dengan menguatnya dollar AS.

Harga CPO berjangka kontrak Juli 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 2.740 ringgit dan 2.790 ringgit. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 2.640 ringgit dan 2.590 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here