7 Sektor Gagal Kuatkan IHSG, Saham Property Terbaik

241

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan  perdagangan hari Rabu (19/04) tidak berhasil dihijaukan oleh ratusan miliar dana asing yang masuk, pasalnya investor lokal banyak melakukan profit taking saham-saham yang sudah tinggi perdagangan sebelumnya. Meski rupiah bergerak negatif, investor asing tetap optimis sehingga mencetak net buy sebesar Rp194 miliar. 

Lihat:   IHSG 20 April Tertekan Profit Taking Lokal; Dana Asing Masuk Hampir 200 Miliar

Perdagangan hari ketiga pekan ini, IHSG ditutup turun 0,1 persen pada 4876,60 dan indeks saham unggulan LQ45 juga ditutup turun 0,23% ke posisi 845.70. Turunnya IHSG hari ini hanya dilemahkan oleh 3 sektor saja   dengan sektor consumer biang kerok utamanya.

Lihat:  Denyut Sektoral IHSG : Sektor Konsumer Pemberat, Saham HMSP Turun Tertinggi

Selain sektor konsumer,  sektor-sektor yang telah jatuhkan  IHSG hari ini datang dari sektor aneka industri,  dan sektor consumer.  Adapun saham unggulan yang jatuhkan  indeks 3 sektor tersebut yaitu saham GGRM, UNVR, KAEF, KLBF, TLKM, ASII dan EXCL.  Sedangkan saham unggulan di 3 sektor tersebut yang berusaha bela IHSG yaitu saham ICBP, JSMR, TBIG.

Dari 10 sektor yang diperdagangkan 7 sektor menguat namun  gagal tinggikan IHSG yang dipimpin oleh sektor property, sektor lainnya yaitu sektor finance, industri dasar, perdagangan, tambang, agri dan manufaktur.

Sektor property naik 1,24%  setelah perdagangan sebelumnya menguat   2,3 persen, saham-saham yang  tinggikan  sektor ini  yaitu saham BKSL, WIKA, KIJA, ASRI dan CTRA. Sedangkan saham yang  berusaha lemahkan  sektor ini yaitu saham  APLN, PTPP, dan ADHI.

 

 

Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here