Harga Emas Naik Terbantu Pelemahan Dollar AS

426

Harga Emas naik pada akhir perdagangan hari Selasa terbantu pelemahan dollar AS setelah rilis data ekonomi yang dibawah perkiraan.

Housing starts AS turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret dan izin untuk konstruksi rumah masa depan mencapai titik terendah satu tahun, memperlihatkan beberapa pelemahan di pasar perumahan sejalan dengan tanda-tanda perlambatan tajam dalam pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama.

Dollar AS memperpanjang penurunan setelah data AS, jatuh 0,6 persen terhadap sekeranjang mata uang utama. Dollar AS telah jatuh ke posisi terendah sejak Oktober tahun lalu dalam beberapa pekan terakhir.

Harga emas spot ditutup naik 1,45 persen pada $ 1,250.12 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS sempat menyentuh satu minggu tinggi pada $ 1,256.80 per ons dan berakhir naik 1,41 persen pada $ 1,252.40.

Pelemahan dollar AS juga memicu kenaikan logam mulia lainnya. Harga Platinum berjangka naik 4,1 persen ke level tertinggi sejak 23 Oktober di $ 1,015.70. Harga Perak berjangka naik 5,2 persen menjadi $ 17,07, tertinggi sejak Juni 2015, sebelum stabil dengan keuntungan 4,32 persen di $ 16,95. Sedangkan harga Palladium berjangka naik 2,57 persen menjadi $ 582,60 per ounce.

Lihat : Harga Emas Turun Tipis Terpicu Pulihnya Pasar Saham AS Dan Eropa

Pedagang emas juga mengawasi komentar dari pejabat Federal Reserve untuk mengukur prospek kebijakan moneter AS.

The Fed menaikkan suku sederhana dari mendekati nol pada bulan Desember, kebijakan pertama pengetatan dalam hampir satu dekade. Sementara pasar berjangka menyiratkan ada kenaikan lebih lanjut sampai Desember, proyeksi Fed menyarankan mungkin ada dua kenaikan lebih pada akhir tahun.

Presiden Fed New York William Dudley mengatakan pada hari Senin bahwa kondisi ekonomi AS yang “sebagian besar menguntungkan” tetapi Fed tetap berhati-hati pada tingkat suku bunga.

Presiden Fed Boston Eric Rosengren, bagaimanapun, mengatakan Fed ditetapkan untuk meningkatkan tingkat lebih cepat dari investor yang saat ini perkirakan.

Tiongkok sebagai konsumen atas emas meluncurkan patokan emas berdenominasi yuan pada Selasa karena negara mengambil langkah ambisius untuk mengerahkan lebih banyak kontrol atas harga logam dan meningkatkan pengaruhnya di pasar emas global.

Malam nanti akan dirilis data Existing Home Sales Maret AS, yang diindikasikan meningkat. Jika ini terealisir akan berpotensi menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi menguat dengan pelemahan dollar AS, namun jika bursa Asia menguat dapat menekan harga emas. Malam nanti jika terealisir dollar AS menguat, akan menekan harga emas. Harga emas diperkirakan akan berada dalam kisaran Support $ 1,248.00-$ 1,246.00. Jika harga naik akan menembus kisaran Resistance 1,252.00-$ 1,254.00.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here