Indeks Shanghai 20 April Bergerak Negatif Mencermati Efektifitas Stimulus PBOC

321
bursa shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Rabu (20/04), Indeks Shanghai dibuka positif, namun bergerak naik turun, saat ini terpantau turun -6,10 poin atau -0,20 persen pada 3036.72. Pelemahan indeks Shanghai terpicu kehati-hatian investor mencermati stimulus yang akan diberikan oleh pemerintah Beijing.

Lihat : Akhir Bursa Shanghai 19 April Naik Terdorong Berbagai Sentimen Positif

The People`s Bank of China (PBOC) berencana untuk melakukan operasi pasar terbuka untuk menyuntikkan banyak dana ke sistem keuangan dalam hampir dua bulan, meningkatkan upaya untuk menghindari kekurangan uang tunai musiman.

PBOC akan melelang 250 miliar yuan ($ 38,7 miliar) dari perjanjian seven-day reverse-repurchase pada hari Rabu, terbesar sejak 26 Februari, menurut pedagang di dealer utama. Bank sentral menambahkan 90 miliar yuan di reverse repos, Selasa.

Lihat : PBOC Suntikkan Dana Lagi Pada Pasar Keuangan Tiongkok

Namun investor masih mencermati apakah stimulus tersebut dapat meyakinkan dan memperkuat ekonomi Tiongkok.

Ekonom Goldman Sachs juga menyatakan pemerintah Beijing kurang agresif menjalankan stimulus ekonominya.

“Kami memperkirakan dukungan kebijakan untuk investasi domestik menjadi kurang agresif dibandingkan dengan kuartal pertama,” ekonom Yu Song dari Goldman Sachs Group Inc di Beijing menulis dalam sebuah catatan minggu ini. “Para pembuat kebijakan cenderung merasa kurang cemas tentang keadaan pertumbuhan.”

Sementara itu harga minyak mentah berjangka jatuh di perdagangan Asia Rabu pagi setelah pekerja minyak Kuwait mengakhiri mogok tiga hari yang telah memotong produksi dari negara Timur Tengah tersebut dan data menunjukkan kenaikan pasokan minyak mentah AS naik pekan lalu.

Harga minyak mentah berjangka Brent, turun 55 sen menjadi 43,48 per barel pada 0030 GMT. Pada hari Selasa, mereka ditutup naik $ 1.12, atau 2,6 persen, pada $ 44,03 per barel.

Harga minyak mentah berjangka AS turun 66 sen pada $ 40,36. Kontrak naik US $ 1,30, atau 3,3 persen, ke $ 41,08, sesi sebelumnya.

Penurunan minyak mentah juga memberikan tekanan pada indeks Shanghai pagi ini.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran eknomi Tiongkok dan potensi pelemahan minyak mentah. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2916-2810 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3139-3258.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here