Rupiah Rabu Siang Balik Arah Ke Zona Merah

201

Hingga perdagangan akhir pasar valas sesi Asia Selasa siang  (19/04), penguatan rupiah sejak awal sesi terus bertambah hingga siang ini seiring semakin lemahnya dollar terhadap rival-rivalnya. Dollar menjadi tidak menarik perdagangan siang ini oleh sentimen dovish kenaikan Fed rate, momentum ini dimanfaatkan oleh kurs kawasan Asia yang mayoritas menguat.

Meskipun penguatan rupiah menyusut, namun semangat asing banjiri bursa terus berlangsung hingga membentuk  net buy sebesar Rp173 miliar setelah diawal perdagangan sempat mencapai Rp53 miliar. Aksi investor  asing ini tidak memberi support tambahan pada  laju IHSG yang siang ini terpantau melemah 0,2% ke posisi 4875.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot siang  ini bergerak negatif dengan posisi penurunan  0,091% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13135/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13112/US$.  Dari sisi kurs jisdor  dan  kurs BI, rupiah Rabu diperkuat  dari perdagangan sebelumnya. 

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperkuat  ke posisi 13133 dari hari sebelumnya 13150 pada hari Selasa (19/04),  sedangkan kurs transaksi antar bank menguat  ke posisi 13199  dari posisi 1316   perdagangan sebelumnya.

Dan untuk pergerakan kurs rupiah hingga akhir pasar spot hari ini akan semakin kuat hingga akhir perdagangan  sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13171  resistance  13112per dollar.  

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here