Harga Batubara Rotterdam ICE Turun Mengabaikan Kenaikan Minyak Mentah

590

Pada akhir perdagangan Kamis dini hari (21/04), harga batubara Rotterdam berakhir negatif mengabaikan melonjaknya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah ditutup pada posisi tertinggi baru tahun 2016 pada akhir perdagangan hari Rabu, setelah pemerintah AS melaporkan persediaan mingguan minyak mentah AS lebih kecil dari perkiraan.

Harga minyak mentah rebound setelah Administrasi Informasi Energi (EIA) AS mengatakan persediaan minyak mentah naik 2,1 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 2,4 juta barel. Sedangkan data industri kelompok American Petroleum Institute menunjukkan kenaikan 3,1 juta barel.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir  3,77 persen lebih tinggi, atau $ 1,55, pada $ 42,63 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik $ 1,74, atau 3,9 persen, pada $ 45,77 per barel, setelah sebelumnya menyentuh $ 45,82, level tertinggi sejak 26 November.

Lihat : Harga Minyak Mentah Melonjak Hampir 4 Persen, Posisi Tertinggi 2016

Pelemahan harga minyak mentah terpicu aksi profit taking investor memanfaatkan kenaikan harga batubara empat sesi sebelumnya yang mencapai hampir 8 persen.

Harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Juni 2016 turun di posisi 46,85 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,95 dollar atau setara dengan -1,99 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam ICE Naik Terdukung Kenaikan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen negatif kekenyangan persediaan minyak mentah yang akan melemahkan minyak mentah.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 46,30 dollar dan support kedua di level 45,20 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 47,30 dollar dan 47,80 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here