Bursa Seoul 22 April Berakhir Negatif Terpengaruh Pelemahan Wall Street Dan Won

586
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan akhir pekan Jumat (22/04), indeks Kospi ditutup turun -6,61 poin, atau -0,33 persen, pada 2015.49. Pelemahan indeks Kospi terpicu pelemahan bursa Wall Street dan penurunan mata uang Won.

Lihat : Indeks Kospi 22 April Berawal Turun Terpengaruh Pelemahan Wall Street

Bursa Saham AS ditutup turun pada akhir perdagangan hari Kamis, terganjal kinerja negatif sektor telekomunikasi. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,63 persen, di 17,982.52, dengan penurunan tertinggi saham Travelers. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,52 persen, pada 2,091.48, dengan sektor telekomunikasi memimpin sembilan sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,05 persen, pada 4,945.89.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Turun Terganjal Pelemahan Sektor Telekomunikasi

Pada sore ini mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Pasangan mata uang USDKRW menguat 0,65% pada 1,142.55.

Pada akhir perdagangan saham sore ini, saham kapital besar yang turun adalah saham Samsung turun -0,47%, saham Hyundai Motor turun -1,3%, saham Samsung Life turun -0,88%, saham LG Chem turun -2,38%, saham Naver turun -0,15%.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -1,20 poin atau -0,48% pada 248.70, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 249.90.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi berpotensi melemah dengan belum adanya fundamental ekonomi yang dapat menguatkan indeks. Namun perlu dicermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street, yang jika menguat, akan memberikan potensi kenaikan bursa Seoul ini. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 245.59-242.64 dan kisaran Resistance 251.80-254.60.


Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here