Harga Gula ICE Turun Tergerus Penguatan Dollar AS

679

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Jumat dini hari (22/04) berakhir lemah, terpicu pelemahan mata uang Real Brazil.

Kenaikan nilai tukar dollar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri sehingga permintaannya ikutan tergerus melemah.

Pada akhir perdagangan mata uang kemarin, pasangan mata uang USDBRL naik 0,17% pada 3.5318 per dollar AS. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,02 sen atau setara dengan -0,13 persen pada posisi 15,79 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Terpicu Penguatan Real Brazil

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan harapan panen produksi gula di Brazil. Potensi penguatan dollar AS juga perlu dicermati yang dapat menekan harga gula.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 15,30 sen dan 14,80 sen. Sedangkan level Resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  16,30 sen dan 16,80 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here