Bursa Eropa 25 April Berawal Negatif Terpengaruh Pelemahan Bursa Asia

319

Bursa Saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada awal perdagangan awal pekan Senin (25/04) terpengaruh pelemahan bursa Asia yang menantikan pertemuan bank sentral pekan ini.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 turun sekitar 0,65 persen.

Indeks FTSE 100 berada pada posisi 6.266,87, turun -43,57 poin atau -0,69%

Indeks DAX berada pada posisi 10.256,97, turun -116,52 poin atau -1,12%

Indeks CAC 40 berada pada posisi 4.525,85, turun -43,81 poin atau -0,96%

Indeks IBEX 35 berada pada posisi 9.167,60, turun -65,20 poin atau -0,71%

Lihat : Bursa Eropa Akhir Pekan Berakhir Mixed; Mingguan Naik 1,5 Persen

Pasar saham Asia melemah di seluruh indeks utama pada hari Senin, dengan para pedagang cenderung berhati-hati menjelang beberapa keputusan bank sentral pekan ini.

Federal Reserve AS, Bank of Japan dan Reserve Bank of New Zealand dijadwalkan bertemu pekan ini, membuat pasar menunggu apakah bank sentral akan mengumumkan kebijakan moneter atau perubahan proyeksi ke depan.

Pasar minyak juga menjadi fokus setelah harga turun pada Senin pagi karena para pedagang mengambil keuntungan setelah tiga minggu keuntungan, Reuters melaporkan.

Sektor minyak dan gas itu sedikit lebih rendah dengan saham BP dan saham Statoil diperdagangkan di teritori negatif.

Perusahaan pertambangan besar diperdagangkan dalam zona merah menyeret turun indeks STOXX 600.

Dalam berita laba, Philips melaporkan pendapatan disesuaikan sebelum bunga, pajak dan amortisasi (EBITA) pada 374 juta euro ($ 420.400.000) untuk kuartal pertama. Perusahaan Belanda itu juga mengatakan kemungkinan untuk menjual bisnis pencahayaan melalui penawaran umum perdana (IPO). Saham Philips lebih dari 4 persen lebih rendah.

Imperial Brands diperdagangkan lebih tinggi setelah Goldman Sachs menaikkan proyeksi pada saham.

Perusahaan utilitas Perancis EDF mengatakan pada hari Senin akan terus maju dengan proyek listrik tenaga nuklir Hinkley Point C di Inggris Raya setelah mengumumkan Jumat lalu penggalangan modal 4 miliar euro akan selesai sebelum akhir tahun, mengirimkan saham lebih dari 5,6 persen lebih rendah.

Di bagian otomotif, saham Fiat Chrysler berada di bawah tekanan setelah surat kabar Jerman Bild am Sonntag melaporkan bahwa beberapa kendaraan yang dibuat oleh produsen mobil Italia itu menunjukkan tingkat yang tidak teratur dari polusi diesel knalpot. Berita itu mengirim pembuat mobil lainnya termasuk Volkswagen, yang masih menderita dampak atas skandal emisi, lebih rendah.

Di tempat lain, perusahaan Daimler Jerman berada di zona merah setelah Barclays, Exane BNP Paribas seperti Commerzbank menurunkan target harga untuk saham.

Sore ini akan dirilis data ekonomi Ifo Business Climate April Jerman, yang diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa bergerak positif jika data ekonomi Business Climate Jerman terealisir meningkat. Namun juga akan mencermati pergerakan bursa Asia dan harga minyak mentah yang dapat memberikan pengaruh penting bagi bursa Eropa.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here