Bursa Seoul 25 April Ditutup Turun Tergerus Kinerja Buruk Saham Perkapalan

350
Photo by Vibizmedia

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan awal pekan Senin (25/04), indeks Kospi ditutup turun –0,94 poin, atau -0,05 persen, pada 2,014.55. Pelemahan indeks Kospi terpicu kinerja buruk saham perusahaan perkapalan dan pelayaran.

Lihat : Awal Negatif Indeks Kospi 25 April Menantikan Pertemuan The Fed Dan Pelemahan Minyak Mentah

Kinerja buruk saham perusahaan perkapalan dan pelayaran terjadi karena investor menjual saham perusahaan perkapalan dan pelayaran karena suramnya prospek bisnis perusahaan tersebut.

Investor Lembaga melakukan aksi jual saham perusahaan di sektor industri berat untuk melaksanakan restrukturisasi setelah membukukan laba kuartal pertama yang buruk. Sedangkan investor asing menjual bersih menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS akhir pekan ini, yang diperkirakan untuk menahan diri dari kenaikan suku bunga.

Pada sore ini mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Won berada pada posisi 1,147.8 terhadap greenback, turun 4,7 won dari penutupan Jumat.

pelemahan saham pembuat kapal menyeret indeks utama turun setelah para pemimpin industri membukukan laba kuartal pertama lamban di tengah kemerosotan global yang berlarut-larut.

Saham pembuat kapal Hyundai Heavy Industries tenggelam 5,17 persen, dan saham Samsung Heavy Industries turun 6,52.

Saham No 1 perusahaan baja POSCO turun 4,62 persen karena investor mencoba untuk profit taking dari keuntungan sebelumnya.

Hanjin Shipping, perusahaan pelayaran terbesar nagar, jatuh dari batas harian dari 30 persen, yang mengajukan langkah-langkah penyelamatan diri kemudian hari ini karena memburuknya keuangan.

Hanjin Kal, perusahaan induk, melonjak 7,89 persen, dan Korean Air, maskapai penerbangan terbesar bangsa dan Unit unggulan Hanjin, naik 2,3 persen.

Sebaliknya, saham konstruksi menguat di tengah harapan untuk penawaran pembangunan besar di Iran selama kunjungan Presiden Park Geun-hye untuk bangsa Timur Tengah pada awal Mei. Saham Hyundai Engineering & Construction naik 2,41 persen, saham Daelim Industrial naik 0,57.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,20 poin atau -0,08% pada 248.50, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 248.70.

Esok pagi akan dirilis data GDP Growth Rate QoQ Adv Q1 dan GDP Growth Rate YoY Adv Q1, yang diindikasikan menurun dari hasil kuartal sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi berpotensi melemah dengan potensi pelemahan pertumbuhan ekonomi domestik. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 245.64-242.83 dan kisaran Resistance 251.64-254.83.


Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here