Bursa Tokyo 26 April Berakhir Lemah Terganjal Penguatan Yen

369

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Selasa (26/04), indeks Nikkei ditutup turun –86,02 poin, atau -0,49 persen, ke 17,353.28. Pelemahan bursa Jepang terpicu penguatan Yen.

Lihat : Indeks Nikkei 25 April Dibuka Negatif Menantikan Pertemuan BOJ Dan Penguatan Yen

Pada akhir perdagangan saham sore ini, terpantau Yen Jepang menguat. Pasangan kurs USDJPY melemah 0,15 persen pada 111.03.

Ketidakpastian mengenai apakah Bank of Japan akan memenuhi harapan stimulus lebih lanjut pada pertemuan kebijakan 27-28 April yang menarik yen kembali dari tiga minggu rendah dan meredupkan prospek keuntungan bagi eksportir Jepang.

Saham-saham eksportir utama Jepang ditutup sebagian besar lebih rendah, dengan saham Toyota turun 0,72 persen, saham Nissan turun 0,99 persen dan saham Honda turun 0,69 persen. Saham Sony ditutup naik 0,51 persen, sedangkan pembuat mobil Jepang yang bermasalah turun 9,58 persen.

Dalam berita lain, saham Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries ditutup turun masing-masing 3,59 persen dan 2,05 persen, setelah laporan mengatakan perusahaan tidak memenangkan tawaran untuk membangun armada baru kapal selam Australia. Reuters melaporkan kontrak Australia sebesar $ 50 milyar ($ 40000000000) akhirnya dimenangkan kontraktor angkatan laut Perancis DCNS.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 80 poin atau 0,46% pada 17,380, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 17,300.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,865-16,375, dan kisaran Resistance 17,889-18,379.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here