Bursa Tokyo 27 April Tertekan Penguatan Yen Dan Buruknya Laba Emiten

394
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Rabu (27/04), indeks Nikkei berakhir turun 62,79 poin, atau 0,36 persen, di 17,290.49. Pelemahan bursa Jepang terpicu penguatan Yen dan laporan laba perusahaan emiten yang mengecewakan.

Lihat : Bursa Tokyo 26 April Berakhir Lemah Terganjal Penguatan Yen

Pada akhir perdagangan saham sore ini, terpantau Yen Jepang menguat. Terpantau pasangan kurs USDJPY melemah 0,10 persen pada 111.18. Penguatan yen terdorong pelemahan dollar AS setelah data pesanan tahan lama AS naik di bawah ekspektasi dan memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS pada bulan April ini.

Penguatan yen adalah negatif bagi eksportir karena biasanya mengurangi keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Saham-saham eksportir utama Jepang ditutup sebagian besar lebih rendah, dengan saham Toyota turun 1,75 persen, saham Nissan turun 0,43 persen dan saham Honda turun 1,33 persen. 

Pendapatan perusahaan yang mengecewakan juga menekan bursa Jepang sore ini.

Pemasok yang berbasis di Jepang untuk iPhone jatuh pada awal perdagangan setelah Apple Inc melaporkan penurunan pertama kalinya dalam penjualan iPhone dan penurunan pendapatan pertama dalam lebih dari satu dekade.

Pembuat kapasitor keramik Murata Manufacturing Co Ltd, yang sangat bergantung pada penjualan Apple, berakhir 4,4 persen lebih rendah. Pembuat sensor gambar Alpen Electric Co Ltd dan Mitsumi Electric Co. Ltd masing-masing mengakhiri hari sekitar 1,2 persen lebih rendah.

Mitsubishi Motors Corp berakhir 2,8 persen lebih rendah setelah laporan media bahwa dua eksekutif puncak perusahaan cenderung untuk mengundurkan diri atas manipulasi mobil Jepang ini terkait data bahan bakar ekonomis.

Saham JFE Holdings Inc turun 3,6 persen dan sangat membebani sektor baja, yang turun 1,2 persen, setelah raksasa baja melaporkan penurunan penjualan dan laba operasi pada Selasa.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -30 poin atau -0,17% pada 17,270, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 17,300.

Dinihari nanti akan dirilis suku bunga AS yang diindikasikan akan tetap. Hasil ini berpotensi melemahkan dollar AS dan meguatkan mata uang lainnya.

Esok pagi juga akan dirilis banyak data ekonomi Jepang. Inflasi Maret Jepang diindikasikan menurun. Unemployment Rate Maret diindikasikan stabil. Industrial Production Maret diindikasikan meningkat. Suku Bunga Jepang diperkirakan tetap.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,732-16,242, dan kisaran Resistance 17,756-18,290.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here