Harga Gula ICE Naik Terdorong Penguatan Real Brazil

316

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Rabu dini hari (27/04). Harga komoditas ini mengalami penguatan dengan naiknya mata uang Real Brazil.

Real Brazil menguat 0,8% terhadap dolar pada 3,5286 per dolar. Pelemahan Real Brazil cenderung mendorong eksportir untuk mengirim lebih banyak gula  ke pasar global untuk mengimbangi kerugian mata uang.

Pelemahan dollar AS terjadi setelah pesanan untuk barang tahan lama yang diproduksi AS rebound kurang dari yang diharapkan pada bulan Maret, menunjukkan penurunan di sektor pabrik masih berlanjut.

Dengan menguatnya Real Brazil, melemahkan dollar AS, maka harga komoditas yang dijual dalam mata uang ini menjadi lebih murah dan dampaknya permintaan naik.

Pada penutupan perdagangan Rabu dini hari harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,16 sen atau setara dengan 1,01 persen pada posisi 16,05 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Rebound Dikuatkan Real Brazil

Malam nanti akan dirilis data ekonomi AS Pending Home Sales yang diindikasikan turun dari hasil sebelumnya. Jika hasil ini terealisir akan melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat jika dollar AS terealisir naik. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 16,50 sen dan 17,00 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 15,50  sen dan 15,00 sen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here