Harga Kopi Arabica ICE Turun 3 Persen Tergerus Pelemahan Real Brazil

337

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Kamis dini hari (28/04) berakhir retreat. Penurunan harga kopi arabica terpicu pelemahan mata uang Real Brazil.

Pada penutupan perdagangan mata uang kemarin, pasangan mata uang USDBRL naik 0,11% pada 3.5256 per dollar AS. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Penurunan harga kopi arabica juga karena faktor ekonomi makro yang mendukung proyeksi fundamental pasar.

“Kita akan memiliki panen besar,” kata Nicholas Gentile, managing partner, NickJen Capital Management & Consulting. “Sekarang beberapa komoditas ini mulai merealisasikan fundamental mereka.”

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Naik Terdukung Penguatan Real Brazil

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Juli 2016 ditutup turun pada posisi 1,2150 dollar, turun sebesar -4,25 sen atau setara dengan -3,38 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan pelemahan dollar AS. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,2450 dollar dan 1,2750 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 1,1850 dollar dan 1,1550 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here