Larinya Dana Asing Dari Bursa Tidak Lemahkan Rupiah Kamis

222

Mengakhiri perdagangan  pasar valas hari Kamis (28/04), rupiah berhasil pertahankan kekuatannya melawan dollar AS untuk hari kedua berturut. Hilangnya kekuatan dollar AS oleh pernyataan kebijakan bank sentral Amerika dan bank sentral Jepang hari ini membuat kurs kawasan Asia menguat termasuk rupiah.

Penguatan rupiah sepanjang perdagangan hari ini tidak mampu memikat asing untuk investasikan dananya lebih besar dari aksi tarik dana mereka dan mencapai net sell Rp501 miliar. Tekanan jual cukup besar investor asing ini tidak membuat laju IHSG tertekan, justru mampu naik 0,1% ke posisi 4848.

Lihat:    Akhir IHSG 28 April Naik Tipis Terdukung Aksi Beli Saham Lokal

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot sore ini bergerak positif dengan posisi penguatan  0,09% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13189/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13184/US$. Dari sisi kurs jisdor  dan kurs BI rupiah Kamis  diperlemah  dari perdagangan sebelumnya. 

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperlemah ke posisi 13204 dari hari sebelumnya 13173 pada hari Rabu (26/04),  sedangkan kurs transaksi antar bank melemah  ke posisi 13270   dari posisi 13239  perdagangan sebelumnya.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari,  analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah   berpotensi bergerak bullish kembali  oleh proyeksi pelemahan dollar   diakhir perdagangan Jumat  dinihari.

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here