Dollar AS Roboh, Yen Dan Harga Komoditas Menguat

325

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis, karena anjloknya saham Apple dan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama 2016 ini. Indeks Dow Jones Industrial ditutup turun 1,17 persen, di 17,830.76, dengan penurunan saham Apple. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,92 persen, ke 2,075.81, dengan sektor teknologi informasi memimpin sembilan sektor yang lebih rendah . Indeks Nasdaq ditutup turun 1,19 persen, pada 4,805.29.

Bursa Asia pagi ini juga bergerak sebagian besar melemah mengikuti pelemahan bursa Wall Street. Indeks ASX 200 pada awal perdagangan turun namun saat ini naik tipis 0,05 % pada 5228.30 pengaruh saham-saham keuangan. Indeks Kospi turun 0,74% pada 1.986,21tertekan pelemahan produksi industry. Sedangkan bursa Jepang libur hari ini untuk public holiday.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS ditutup naik tertinggi tahun 2016, naik  1,5 persen, pada 46,03 dollar per barel pada penutupan perdagangan hari Kamis, terpicu pelemahan dollar AS.. Harga minyak mentah selanjutnya diperkirakan berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS.

Sedangkan harga emas spot ditutup naik  pada akhir perdagangan Kamis, naik 1,7 persen pada 1,266.70 dollar per troy ons setelah keputusan Bank of Japan menahan perluasan stimulus moneternya, yang mendorong penguatan yen terhadap dolar. Harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik dengan pelemahan dollar AS.

Dari pasar valas, Dolar AS anjlok 3 persen terhadap yen setelah Bank of Japan menahan perluasan kebijakan moneternya. Dollar AS juga melemah setelah pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama tahun 2016 melambat terlemah dalam dua tahun. EURUSD naik 0.24% pada 1.1348. GBPUSD naik 0.43 % pada 1.4604. USDJPY turun 2.99 %, pada 108.09.  Kebijakan The Fed mempertahankan suku bunga tetap dan perlambatan pertumbuhan ekonomi AS menjadi sentiment melemahkan dollar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Kamis (28/04) berakhir naik tipis 0,06 persen pada 4848.39. Penguatan IHSG terpicu aksi beli saham investor lokal. Pelemahan bursa Wall Street dan Asia bisa menjadi potensi penekan IHSG hari ini. IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 4805-4827, dan resisten 4874-4900. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BBTN, INDF, INTP dan SILO.

Data-data indikator ekonomi penting hari ini adalah  Produksi Industri Korsel, Consumer Confidence Inggris, Pertumbuhan ekonomi Perancis, Kawasan Eropa, Unemployment Rate kawasan Eropa,  Personal Income dan Consumer Sentiment AS.

 

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here