IHSG 29 April Berakhir Negatif Tergerus Profit Taking Investor Asing

237

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (29/04) berakhir turun 0,20 persen pada 4838.39. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 ditutup turun 0,23% ke posisi 832.51. Pelemahan IHSG terdorong aksi profit taking investor asing terpicu pelemahan bursa Wall Street.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis, karena anjloknya saham Apple dan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama 2016 ini. Indeks Dow Jones Industrial ditutup turun 1,17 persen, di 17,830.76, dengan penurunan saham Apple. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,92 persen, ke 2,075.81, dengan sektor teknologi informasi memimpin sembilan sektor yang lebih rendah . Indeks Nasdaq ditutup turun 1,19 persen, pada 4,805.29.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Tertekan Pelemahan Saham Apple Dan Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu sore ini bursa Asia ditutup sebagian besar di wilayah negatif. Hanya indeks ASX 200 yang berada di wilayah positif.

IHSG sore ini tertekan oleh 6 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Property yang turun sebesar 0,83%. Pada akhir perdagangan sore ini tercatat 128 saham menguat, sedangkan 195 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 10,17 miliar saham dengan nilai mencapai 11,47 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 424.146 kali.

Lihat :IHSG Sesi 1 29 April Terganjal Profit Taking Investor Asing

Hingga akhir perdagangan sore ini aksi profit taking investor asing terus berlanjut. Tercatat sore ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 832,44 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya pada senin mendatang berpotensi menguat terbatas dengan aksi beli saham. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4803-4768, dan kisaran Resistance 4871-4903.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here