Indeks Shanghai 29 April Tertekan Pelemahan Ekonomi Dan Minyak Mentah

361
indeks shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Kamis (28/04), Indeks Shanghai bergerak negatif, saat ini terpantau turun -12,14 poin atau -0,41 persen pada 2933.45. Pelemahan indeks Shanghai terpicu kekuatiran ekonomi Tiongkok dan pelemahan minyak mentah.

Lihat : Akhir Bursa Shanghai 28 April Tertekan Pelemahan Sektor Sumber Daya

Kekuatiran perkembangan ekonomi Tiongkok masih dicermati oleh investor. Meningkatnya utang di negara tersebut serta pembatasan perdagangan komoditas, memicu kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Utang perusahaan Tiongkok yang meningkat tinggi sebagai salah satu masalah ekonomi terbesar di negara itu dan Dana Moneter Internasional mendukung rencana pemerintah untuk menangani peningkatan kredit macet tersebut.

Sebuah laporan yang ditulis oleh staf IMF James Daniel, José Garrido, dan Marina Moretti mendukung pemerintah Tiongkok fokus pada masalah tersebut. Namun, juga memperingatkan tentang risiko meningkatnya kepemilikan negara dari sektor korporasi dan menopang perusahaan yang tidak layak atau zombie dengan mengurangi biaya pinjaman mereka.

Lihat : IMF Peringatkan Tiongkok Untuk Risiko Utang Perusahaan Yang Tinggi

Harga komoditas turun di Tiongkok dalam menanggapi peraturan pembatasan perdagangan yang dikeluarkan pemerintah Tiongkok, memukul kepercayaan investor yang sudah rapuh.

Seperti yang diberitakan kemarin, kepercayaan pasar yang lemah, omset perdagangan Shanghai tinggal di dekat posisi terendah empat bulan, sedangkan marjin utang pinjaman, dimana investor meminjam uang untuk membeli saham, telah menyusut selama enam sesi berturut-turut.

Indeks pelacakan saham bahan baku turun 1 persen, karena banyak harga komoditas terus menurun setelah Dalian Commodity Exchange mengambil langkah lebih lanjut untuk menenangkan pasar berjangka pada hari Rabu.

Sementara itu, harga minyak mentah mundur selama jam Asia, dengan harga minyak mentah berjangka AS turun 0,39 persen menjadi $ 45,85 per barel setelah naik 1,54 persen semalam, sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan global Brent berjangka turun 0,52 persen menjadi $ 47,89.

Pada perdagangan pagi ini, saham-saham yang turun adalah saham Shenergy Group yang turun -0,67%, saham Shanghai Airport turun -0,98%, saham Alumunium Corporation Of China anjlok -4,27%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok, kecuali ada stimulus pemerintah Beijing yang menguatkan ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2840-2736 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3056-3160.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here