Pound Sesi Amerika Menuju Kekuatan 3 Pekan Berturut

227

Mengawali  perdagangan sesi Amerika hari Jumat (29/04)   kurs poundsterling yang terpantau bergerak konsolidasi sejak sesi Asia berusaha bergerak positif kembali melawan dollar AS setelah berhasil menguat perdagangan sebelumnya. Fluktuasinya pergerakan pair GBPUSD malam ini dipicu oleh mixednya rilis data ekonomi Inggris sore tadi.

Data yang dirilis oleh bank sentral Inggris (BOE) sore ini berupa data kredit konsumen, data persediaan uang dan kredit perumahan Inggris . Dari ketiga data ini hanya data kredit konsumen Inggris yang meningkat, selebihnya alami kontraksi data alias negatif.

Namun nilai harian tertinggi perdagangan akhir pekan berhasil menyentuh posisi tertinggi sejak perdagangan tanggal 4 Februari 2016. Secara mingguan kurs pound sedang bergerak menuju penguatan mingguan untuk pekan ketiga berturut.

Lihat:      Rekomendasi Poundsterling, Jumat 29 April 2016

Pergerakan kurs poundsterling  di sesi Amerika (12:30:35 GMT) menguat  terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih tinggi  pada   1.4609 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  pound naik  6 pips  atau 0,01%  dan nilai bergulir  berada pada 1.4615.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD dapat naik   ke kisaran resisten  1.4685-1.4786. Namun  jika koreksi maka  pair dapat turun   ke kisaran  1.4545-1.4465.

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here