IHSG 2 Mei Berakhir Turun Terkena Profit Taking Investor Asing

389

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (02/05) berakhir turun 0,63 persen pada 4808.32. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 ditutup turun 0,71% ke posisi 826.62. Pelemahan IHSG terdorong aksi profit taking investor asing terpicu pelemahan bursa global.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat, tertekan kinerja buruk saham perawatan kesehatan dan pelemahan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 57,12 poin lebih rendah, atau 0,32 persen, di 17,773.64.  Indeks S & P 500 ditutup turun 10,51 poin, atau 0,51 persen, pada 2,065.30. Indeks Nasdaq ditutup turun 29,93 poin, atau 0,62 persen, pada 4,775.36. 

Lihat : Bursa Wall Street Akhir Pekan Merosot; Dow Jones Dan S&P Masih Positif Bulan April

Bursa Asia sore ini juga berakhir di zona negatif. Indeks-indeks utama kawasan Asia ditutup di zona merah.

Sementara itu sore ini bursa Eropa dibuka flat terpengaruh pelemahan bursa Asia.

IHSG sore ini tertekan oleh 9 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Infrastruktur yang turun sebesar 2,30%. Pada akhir perdagangan sore ini tercatat 141 saham menguat, sedangkan 199 saham melemah. Sampai sore ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 4,22 miliar saham dengan nilai mencapai 4,17 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 186.299 kali.

Lihat : IHSG 2 Mei Sesi 1 Terganjal Profit Taking Investor Asing

Siang tadi juga telah dirilis data indeks harga konsumen bulan April yang mencatatkan hasil deflasi.

Indeks Harga Konsumen Indonesia bulan April 2016 mengalami deflasi sebesar 0,45 persen. Deflasi ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2000, demikian dinyatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di Jakarta, Senin (02/05).

BPS menyatakan bahwa deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya tiga indeks kelompok pengeluaran, yaitu yang pertama pada kelompok bahan makanan sebesar 0,94 persen, di antaranya padi-padian termasuk beras, daging, ikan segar dan ikan olahan, telur, dan bumbu-bumbuan.

Lihat : Bulan April Deflasi 0,45 Persen, Tertinggi Sejak Tahun 2000

Hingga akhir perdagangan sore ini aksi profit taking investor asing terus berlanjut. Tercatat sore ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 501,44 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan aksi beli saham memanfaatkan saham-saham yang turun hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4768-4733, dan kisaran Resistance 4839-4874.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here