Bursa Seoul 4 Mei Berakhir Turun Jelang Libur Panjang Korea Selatan

342
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (04/05), indeks Kospi ditutup turun 0,49 persen, atau 9,7 poin di 1,976.71. Pelemahan indeks Kospi terpicu pelemahan bursa Wall Street dan pelemahan Won.

Lihat : Indeks Kospi 4 Mei Dibuka Negatif Terpengaruh Pelemahan Wall Street

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan hari Selasa setelah yen menguat terhadap dolar AS dan kekhawatiran pertumbuhan global baru dari data manufaktur Tiongkok yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,78 persen, ke 17,750.91, dengan penurunan tertinggi saham United Technologies. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,87 persen, pada 2,063.37, dengan sektor energi memimpin semua 10 sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 1,13 persen, ke 4,763.22.

 Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Turun Tertekan Sentimen Yen Dan Manufaktur Tiongkok

Pelemahan mata uang won juga memberikan sentimen bearish. Pada perdagangan mata uang, Won Korea ditutup pada 1,154.30 won terhadap dolar, turun 14,1 won dari sesi sebelumnya.

Analis domestik juga mengatakan saham Seoul melemah karena investor menahan diri dari pembelian karena negara akan merayakan Hari Anak pada hari Kamis dan memiliki satu hari ekstra pada hari Jumat, yang dilaksanakan oleh pemerintah yang berusaha untuk merevitalisasi konsumsi lokal.

Dalam berita ekonomi, cadangan devisa Korea Selatan terus meningkat pada bulan April dengan kenaikan sekuritas luar negeri dan deposito, bank sentral Korea mengatakan Rabu (04/05).

Sampai dengan akhir bulan lalu, cadangan devisa negara membukukan hasil $ 372,48 miliar, naik $ 2,64 miliar dari bulan sebelumnya, menurut Bank of Korea (BOK).

Namun hasil kenaikan cadangan devisa tersebut belum mampu menguatkan bursa Seoul hari ini.

Lihat : Cadangan Devisa Korea Selatan Naik Dua Bulan Berturut

Pada akhir perdagangan saham sore ini, saham pembuat mobil ditutup bearish, dengan saham No 1 Hyundai Motor jatuh 2,46 persen, saham Kia Motors kehilangan 1,37 persen, saham Hyundai Mobis turun 0,19 persen.

Saham Operator seluler juga ditutup melemah, dengan saham SK Telecom jatuh 0,7 persen, saham LG Uplus turun 2,64 persen, saham KT tetap tidak berubah dari sesi sebelumnya.

Demikian juga saham perusahaan pembuat baja juga kalah, dengan saham POSCO jatuh 4,57 persen, saham Korea Zinc turun 2,32 persen, saham Hyundai Steel turun 6,08 persen.

Sedangkan saham teknologi ditutup sebagian besar lebih lemah, dengan saham pembuat chip terkemuka SK Hynix jatuh 3,62 persen , saham LG Display bergerak turun 0,61 persen. Namun Samsung Electronics, melonjak 2,3 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -1,10 poin atau -0,45% pada 243.35, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 244.45.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya pada Senin mendatang, indeks Kospi akan memperhatikan pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah malam ini, melihat belum adanya rilis data ekonomi atau fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan bursa Seoul. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 240.28-237.73 dan kisaran Resistance 246.28-249.09.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here