Dollar Singapura Rabu Tidak Kuat Lawan Rupiah dan USD

182

Mengakhiri perdagangan valas Singapura hari Rabu (3/05), tekanan dollar AS terhadap kurs  SGD membuat mata uang negara Singapura tersebut anjlok parah untuk hari kedua berturut hingga jatuh ke posisi terendah 4 bulan. Kuatnya pesona dollar AS bagi para pelaku pasar global membuat banyak kurs global melempem termasuk dollar Singapura dan juga rupiah.

Lihat:   Inilah Penyebab Dollar AS Dapat Bangkit Dari Jurang 16 Bulan

Terhadap kurs rupiah, pergerakan dollar Singapura yang sudah melemah diawal perdagangan tidak sanggup bangkit dari tekanan kurs negara tetangganya tersebut. Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir lemah  di kisaran 9784.07 setelah perdagangan  sebelumnya ditutup  kuat di  9817.91.  Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah   menjadi   9,839.60  dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,871.64.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (09:45:11 GMT) bergerak lemah di kisaran 1.3579  setelah diawal perdagangan dibuka kuat pada level 1.3523.  Pada perdagangan  sebelumnya   pair USDSGD menutup harian dengan bullish  yang  berakhir di 1.3524.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan diperkirakan bearish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan sore  ini di 1.3591  dan posisi rendah  di 1.3550  pair ini  berpotensi naik di kisaran 1.3446 malam nanti.

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here