Harga Gula ICE Naik Tipis Terpicu Kekuatiran Perlambatan Ekspor

770

Harga gula berjangka ICE ditutup naik tipis pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Rabu dini hari (04/05). Harga komoditas ini mengalami penguatan terpicu perlambatan ekspor gula.

Claudiu Covrig, analis pertanian senior di penyedia data Kingsman, sebuah unit dari Platts, memperkirakan aliran ekspor gula India ke Tiongkok melambat dalam beberapa bulan mendatang.

Namun kekuatiran tersebut diimbangi dengan sentimen bearish, sehingga kenaikan harga gula tertahan dan hanya naik tipis.

Sentimen bearish yang menekan harga gula adalah lemahnya mata uang Real Brazil. Pada akhir perdagangan mata uang dinihari tadi, pasangan mata uang USDBRL menguat 1,83% pada 3.5583, menandakan terjadi pelemahan Real Brazil.

Demikian juga sentimen bearish pelemahan harga minyak menekann harga gula.Harga minyak mentah merosot pada akhir perdagangan pada hari Selasa, tertekan kekuatiran kekenyangan pasokan global. Harga minyak mentah berjangka AS turun 2,5 persen, atau $ 1,13, pada $ 43,65 per barel, jatuh untuk hari ketiga berturut. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent turun 79 sen, atau 1,7 persen, pada $ 45,02.

Lihat : Harga Minyak Mentah Turun Tergerus Kekuatiran Kekenyangan Global

 

Para pedagang mengantisipasi bahwa harga minyak yang lebih rendah akan mendorong produsen tebu lebih memilih mengkonversi tebu menjadi gula dibandingkan etanol.

Pada penutupan perdagangan Rabu dini hari harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,04 sen atau setara dengan 0,25 persen pada posisi 16,25 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Turun Terpicu Pelemahan Real Brazil

Malam nanti akan dirilis data ekonomi AS EDP Employment Change April yang diindikasikan melemah dan Balance Of Trade yang diindikasikan tetap defisit namun menyempit. Jika hasil ini terealisir berpotesi melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas jika dollar AS terealisir melemah. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 16,75 sen dan 17,25 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 15,75  sen dan 15,25 sen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here