Harga Gula ICE Naik Lebih 2 Persen Terpicu Penurunan Produksi India

241

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Kamis dini hari (05/05). Harga komoditas ini mengalami penguatan terpicu penurunan produksi gula India.

India kemungkinan akan menjadi negara pengimpor gula dalam 2016/17 setelah kekeringan pertama kembali dalam hampir tiga dekade melanda perkebunan tebu di Maharashtra, negara bagian terbesar penghasil gula di India.

Pada penutupan perdagangan Kamis dini hari harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,40 sen atau setara dengan 2,46 persen pada posisi 16,65 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Tipis Terpicu Kekuatiran Perlambatan Ekspor

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan kekuatiran penurunan produksi. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 17,20 sen dan 17,70 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 16,20  sen dan 15,70 sen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here