Bursa Tokyo 6 Mei Berakhir Turun; Mingguan Juga Anjlok 3 Persen

473
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang akhir pekan Jumat (06/05), indeks Nikkei berakhir turun –0,25 persen, atau -40,66 poin pada 16,106.72. Pelemahan bursa Jepang terpicu penguatan Yen dan pelemahan sektor jasa. Indeks acuan Jepang mengakhiri minggu perdagangan pendek ini sekitar 3,4 persen lebih rendah.

Lihat : Indeks Nikkei 6 Mei Dibuka Turun Terpicu Penguatan Yen

Pasangan dolar AS / Yen Jepang berada di 107,12 pada 02:34 SIN / waktu HK, turun dari tingkat atas 111,50 pekan lalu. Pasangan mata uang minggu ini mencapai tingkat terendah sejak Oktober 2014, ketika Bank of Japan meluncurkan putaran besar kedua pelonggaran kuantitatif.

Pelemahan bursa Tokyo juga tertekan merosotnya aktifitas sektor jasa negara tersebut. Aktifitas sektor jasa Jepang mengalami kontraksi pada bulan April sebagai tanda bahwa ekonomi Jepang mungkin akan kehilangan beberapa momentum, sebuah survei menunjukkan pada hari Jumat (06/05).

The Markit / Nikkei Jepang Layanan Purchasing Managers Index (PMI) turun menjadi 48,9 pada April dari 49,9 pada bulan Maret di secara musiman yang disesuaikan.

Lihat : Aktifitas Sektor Jasa Jepang April Merosot Terendah 2 Tahun

Saham Sharp Tajam Corp berakhir 8,5 persen lebih rendah setelah harian bisnis Nikkei melaporkan kemungkinan membukukan rugi bersih sekitar 300 miliar yen ($ 2,80 miliar) untuk tahunan melalui Maret 2016.

Saham Olympus Corp turun 4,6 persen setelah perusahaan instrumen presisi ini mengumumkan prospek keuntungan yang lemah.

Saham Mitsubishi Motors Corp melawan kelemahan, naik 5,2 persen pada penjualan April yang kuat di Amerika Utara dan komentar analis bahwa mobil memiliki uang tunai untuk membayar kompensasi terkait dengan tes bahan bakar ekonomis untuk beberapa kendaraan yang dijual di Jepang.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -70,00 poin atau -0,44% pada 16,010, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,080.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei diperkirakan berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,542-15,004, dan kisaran Resistance 16,567-17,026.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here