Harga CPO 10 Mei Bergerak Naik Terpicu Kekuatiran Penurunan Produksi Malaysia

400

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Selasa siang (09/05) terpantau naik. Penguatan harga CPO siang ini terpicu kekuatiran penurunan produksi di Malaysia.

Dealer mengatakan pasar naik signifikan menunggu rilis data persediaan yang akan dikeluarkan oleh Dewan Minyak Sawit Malaysia setelah 0430 GMT pada Selasa.

Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan persediaan CPO Malaysia pada bulan April akan menurun karena kemerosotan produksi dibandingkan tahun lalu.

Produksi akhir CPO Malaysia bisa turun 3,5 persen ke level terendah 14-bulan pada 1,82 juta ton pada bulan April, dengan tidak adanya lonjakan musiman tajam dalam produksi, jajak pendapat menunjukkan. Produksi diperkirakan akan meningkat 8 persen menjadi 1,32 juta ton dari bulan Maret, tetapi menurun 22 persen secara tahunan.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami kenaikan. Harga kontrak Juli 2016 yang merupakan kontrak paling aktif menguat sebesar 17 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.679 ringgit per ton.

Lihat : Harga CPO 9 Mei Naik Terdukung Pelemahan Ringgit Dan Kenaikan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi kekuatiran produksi, namun perlu diperhatikan pergerakan mata uang Ringgit dan harga minyak mentah yang bisa mempengaruhi harga.

Harga CPO berjangka kontrak Juli 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 2.730 ringgit dan 2.780 ringgit. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 2.630 ringgit dan 2.580 ringgit.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here