Harga Kopi Arabica ICE Naik Terpicu Hambatan Produksi

608

Harga kopi arabika ICE kembali lanjutkan penguatan di akhir perdagangan Selasa dini hari (10/05), terpicu hambatan produksi akibat pengaruh kekeringan.

Federasi Kopi di Kolombia telah melaporkan bahwa ekspor kopi negara itu untuk bulan April adalah 21.000 kantong atau 2,27% lebih rendah dari bulan yang sama di tahun sebelumnya, di total 906.000 kantong.

Produksi kopi arabica Indonesia dari Pulau Sumatera terlihat telah terkena cuaca kering El Nino dan mungkin menurunkan produksi menjadi lebih dari 15% lebih rendah untuk tahun ini

Lihat : Harga Kopi ICE Akhir Pekan Dan Mingguan Sama-sama Naik 2 Persen Lebih

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Juli 2016 menguat sebesar 1,95 dollar atau setara dengan 1,57 persen dan ditutup pada posisi 1.2645 dollar per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kopi arabica berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan aksi profit taking memanfaatkan rally harga dan juga potensi pemulihan produksi dengan adanya cuaca hujan.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,2300 dollar dan 1,2000 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada posisi 1,2900 dollar dan 1,3200 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here